Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Parenting. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 April 2017

Lebih Tahu...!!! Camilan yang baik dan sehat untuk ibu hamil




Makanan sehat bagi ibu hamil adalah makanan yang mengandung protein dan serat tinggi. Sebagai variasi camilan, Anda bisa mengonsumsi oatmeal, biskuit berserat tinggi dengan kandungan sayur, es buah, dan agar-agar yang dicampur susu. 

Variasi lainnya adalah buah berwarna merah dan hijau yang kaya vitamin A dan C.  Anda juga boleh mengonsumsi sandwich. Jika ingin menikmati sepiring siomay, pilihlah sayur dan kentang saja. Jangan khawatir dengan bumbu kacangnya, karena memiliki nilai protein tinggi. Asal tidak dikonsumsi berlebihan. 

Selagi hamil, maunya ngemiiil melulu.  Boleh, tapi pilih snack yang nutrisinya juara!

Dua kali sehari makan kudapan (snack), penting bagi ibu hamil untuk melengkapi pemenuhan kebutuhan gizi harian. Tetapi, sebaiknya kurangi snack yang: 
terlalu manis, tinggi kalori namun kosong nutrisi.
terlalu asin, terlebih bila Anda berisiko hipertensi atau mengalami kaki bengkak.
banyak mengandung zat aditif.
mengandung alkohol.
Di bawah ini 8 pilihan snack yang nutrisinya juara! Berikut 6 diantaranya:

Kacang Mete. Selain gurih dan empuk, gizi kacang mete juga yahud karena kaya protein - dibutuhkan untuk membangun sel-sel janin - zat besi untuk membantu pembentukan sel darah merah dan sel otot, serta serat agar ibu terhindar dari sembelit.   
Porsi anjuran : kurang lebih 1,5 sendok makan per hari.
Saran penyajian : Kacang mete sebaiknya digoreng dengan sedikit minyak, jangan dibubuhi garam.

Roti Wholegrain. Setangkup roti gandum mengandung sekitar 600 kalori, sehingga mengenyangkan. Roti wholegrain juga kaya magnesium untuk membantu mengoptimalkan penyerapan kalsium agar dapat menambah kepadatan dan memperkokoh struktur tulang janin. Sementara, seng bermanfaat untuk membantu pertumbuhan sel-sel janin.
Porsi anjuran: 2 lembar per hari.
Saran penyajian: Dioles keju lembaran, garlic butter, atau ditambah tomat dan mentimun.

Telur. Inilah sumber vitamin D terbaik guna membangun daya tahan tubuh yang kadang menurun saat hamil. Vitamin D juga membantu penyerapan kalsium. Selain itu, telur mengandung vitamin A, B Kompleks dan sejumlah mineral seperti zat besi, fosfor, kalsium dan sodium.


Saran penyajian: Direbus atau sebagai campuran salad sayur/buah, dengan dressing olive oil. Hindari telur mentah atau setengah matang karena berisiko mengandung bakteri Salmonella.

Salmon. Ikan yang satu ini terkenal juara akan kandungan asam lemak tak jenuh Omega-3. Nutrisi tersebut sangat baik untuk pembentukan sel-sel tubuh dan saraf otak janin. Selain itu salmon juga kaya protein, kalsium, fosfor dan vitamin D.
Porsi anjuran: kurang lebih 350 gram (2 sampai 3 porsi) per minggu.

Saran penyajian: Untuk isian roti wholegrain atau campuran salad sayuran dengan dressing olive oil.

Jangan makan ikan salmon mentah karena berisiko tercemar bakteri E. Coli dan Salmonella.    

Bayam. Dulu di Eropa dan Australia bayam dikenal sebagai tanaman hias! Baru tahun 1960-an disadari sayuran kesukaan Popeye ini kaya akan serat, protein, dan zat besi. Mengonsumsi bayam, yang kaya asam folat, juga dapat mencegah janin mengalami spina bifida atau kelainan pada tabung saraf (neural tube defects).

Porsi anjuran:1 mangkuk per hari.

Saran penyajian: disayur bening atau sebagai isian lasagna.

Ubi manis. Indonesia kaya akan ubi: ubi putih, merah, kuning dan ungu. Ubi sarat vitamin A yang berguna untuk pertumbuhan sel-sel tubuh dan sistem kekebalan tubuh janin. Juga kaya dengan beta karoten yang akan diolah tubuh menjadi vitamin A, dan Retinol sebagai salah satu jenis vitamin B.

Porsi anjuran: 1 butir ukuran sedang per hari.
Saran penyajian: Dipanggang atau direbus.

Yang harus dihindari adalah makanan tinggi lemak yang terbuat dari tepung dan mentega. Lemak dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tak perlu, baik untuk Anda ataupun bayi di dalam perut. 



Jumat, 24 Februari 2017

TERNYATA SALAH SELAMA INI...!!! Jangan Di Anggap Musibah, Karena Alloh Bersama Orang Orang Yang Sakit, Berikut Penjelasannya..!




Ketika sakit, mereka tidak hanya menderita secara jasmani. Tetapi secara rohani, orang yang menderita sakit juga cenderung rapuh. Dengan kemampuan dan kondisi kesehatan yang menurun, mereka biasanya merasa ditinggalkan.


Terlebih lagi mereka yang dalam perawatan di RS atau sudah terbaring di rumah, biasanya tertekan oleh rasa sepi. Namun siapa sangka di balik tekanan itu, Allah hadir bersama mereka.


Allah ta’ala memang terbiasa hadir bersama orang-orang yang sepi baik karena dizalimi atau sepi karena sakit. Pada mereka Allah hadir. Demikian Syekh Zainuddin bin Abdul Aziz Al-Malibari dalam kitab Irsyadul Ibad mengutip hadits qudsi yang diriwayatkan Imam Muslim sebegai berikut.

أخرج مسلم أن الله تعالى يقول يوم القيامة: يا ابن آدم مرضت فلم تعدني. قال: يا رب كيف أدعوك وأنت رب العالمين. قال: أما علمت أن عبدي فلانا مرض فلم تعدني. أما علمت أنك لو عدته لوجدتني عنده أي لوجدت عنده ثوبي الذي لا نهاية لعظمه.

Pada hari Kiamat Allah menegur seseorang, “Wahai anak Adam. Saat Aku sakit, kenapa kau tidak menjenguk-Ku?” Orang itu menjawab, “Wahai Tuhanku, bagaimana aku mendoakan-Mu sedangkan Engkau adalah Tuhan sekalian alam?” Allah menjawab, “Tidakkah kau tahu bahwa hamba-Ku si fulan itu sakit. Namun kau tidak menjenguk-Ku. Tahukah kau, kalau kau menjenguknya, kau akan mendapati Aku di sisinya.”


Maksudnya, “Kau akan mendapatkan ganjaran-Ku yang tak bertepi saking banyaknya.” HR Muslim.

Hadis qudsi ini menganjurkan kepada siapa saja untuk meluangkan waktu demi menjenguk kerabat atau sahabat yang sedang sakit.

Di dalam hadis qudsi di atas, Allah menjanjikan pahala besar untuk mereka yang memberikan waktunya demi menghibur orang sakit. Karena, hati orang yang sakit akan merasa lapang ketika dijenguk.

Kalau tidak sempat menjenguk secara langsung karena keterbatasan jarak, kemampuan fisik lainnya, atau udzur lain, sekurangnya mereka menyampaikan doa via telpon atau pesan singkat dan titip salam kepada mereka yang akan menjenguk. Wallahu a‘lam.
  

Penulis : Kang Karna

JANGAN ANGGAP SEPELE BUNDA...!! Inilah 5 Tanda si Kecil Kurang Minum Air Putih



Kesibukan anak-anak dalam kegiatannya sehari-hari sering membuat mereka malas minum air putih. Misalnya ketika mereka asyik bermain, mereka mengabaikan rasa hausnya.

Padahal, minum air putih merupakan sesuatu yang penting untuk mendukung kinerja berbagai sistem dan organ dalam tubuh.

Kekurangan cairan dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari demam hingga sesak napas. Agar mereka tidak mengalami hal tersebut, sebaiknya Anda lebih waspada terhadap tanda-tanda ketika tubuh mereka kekurangan cairan.

Berikut ini adalah 5 tanda utama bahwa anak kurang minum air putih:

1, Bau nafas

Air liur mengandung antibakteri, dan saat tubuh kekurangan cairan maka tubuh akan memproduksi sedikit air liur. Hal tersebut dapat membuat pertumbuhan bakteri dalam mulut meningkat pesat. Inilah yang menyebabkan munculnya bau nafas. Jadi sebaiknya segera minta si Kecil minum air putih bila nafas mereka terasa tak sedap.


2, Mengidamkan makanan manis

Saat tubuh kekurangan cairan, maka hati akan kesulitan untuk mengubah beberapa nutrisi menjadi glikogen dan komponen sumber energi yang lainnya.

Hal inilah yang membuat mereka mengidamkan makanan manis. Segera minta mereka minum air putih atau konsumsi makanan yang mengandung banyak cairan, seperti buah dan sayur.


3, Mengantuk

Bila anak-anak seringkali mengantuk di saat-saat yang tak wajar, mungkin ia kurang minum air putih. Demikian pula dengan Anda. Ketika hari beranjak sore, sebagian besar orang akan merasakan kantuk. Bukan hanya karena bosan terhadap pekerjaan, hal ini merupakan tanda bahwa Anda membutuhkan lebih banyak cairan.

Kurangnya cairan dalam tubuh membuat tubuh kekurangan oksigen. Sehingga muncullah reaksi mengantuk. Konsumsi segelas air putih dapat membantu menghilangkan rasa kantuk Anda.

4, Pusing

Di dalam tengkorak kepala, otak dikelilingi oleh cairan untuk mencegahnya berbenturan dengan tengkorak. Saat cairan di dalam tengkorak tidak tercukupi, maka otak akan mendorong melawan tengkorak, sehingga membuat kita merasa pusing.

Memang anak-anak belum tentu bisa mengungkapkan rasa pusingnya. Tetapi bila Anda mendeteksi ia rewel dan lesu, mungkin saja ia sedang pusing. Mintalah ia minum air putih.

5, Urin pekat

Saat tubuh si Kecil kekurangan cairan, maka tubuh akan memproduksi urin dengan warna yang lebih pekat dari biasanya. Bila Anda sudah menyadari hal tersebut, jangan tunda lagi untuk segera minta mereka minum air putih lebih banyak dari biasanya.

Parents, semoga ulasan di atas bermanfaat.


Penulis : A.Maya.TM

Kamis, 23 Februari 2017

FAKTA PENELITIAN..!!! : Ibu yang Malas Olahraga Saat Hamil Akan Membuat Anaknya Malas Olahraga


Seringkali beberapa anak anak bahkan ketika dia telah dewasa, tidak bisa olahraga jenis apapun, sehingga sangat rentan sekali sakit sakitan, nah berikut adalah fakta yang telah ditemukan beberapa peneliti di negara maju 

Ibu yang malas olahraga saat hamil akan menurunkan kemalasan olahraganya pada anak. Sebaliknya, ibu yang melakukan olahraga ketika sedang hamil akan melahirkan anak-anak yang saat dewasanya senang olahraga.

Peneliti dari Baylor College of Medicine melakukan percobaan pada sejumlah tikus yang sedang hamil. Tikus tersebut dibagi menjadi dua kelompok, yaitu tikus yang saat hamilnya melakukan banyak gerakan dan tikus yang tidak banyak bergerak.

Hasilnya, tikus yang bergerak aktif saat masih hamil memiliki anak-anak yang 50% lebih aktif bergerak daripada tikus yang tidak olahraga. Bahkan, keaktifan gerakannya akan bertahan hingga anak tersebut menjadi dewasa.

"Kendati riset yang lain menyatakan bahwa kondisi genetik akan mempengaruhi keaktifan seseorang dalam hal olahraga, namun penelitian kami memperlihatkan bahwa hal tersebut juga tergantung kondisi janin saat ia masih di kandungan," terang penulis jurnal senior, Dr. Robert A. Waterland.

Penelitian tersebut memang dilakukan kepada tikus. Namun, berdasarkan observasi yang dilakukan oleh tim peneliti, ibu hamil yang senang olahraga akan melahirkan anak-anak yang seolah ditakdirkan untuk mencintai kegiatan fisik, berlari misalnya.

Tentu saja, hasil ini dapat dikaitkan dengan hal-hal seperti kecenderungan genetik untuk senang dengan aktivitas fisik, atau pengaruh seorang ibu pada anak-anaknya setelah mereka lahir.

Itulah sebabnya Waterman mengatakan, jika model pada tikus tersebut diterapkan dan efek yang sama dapat dikonfirmasi pada manusia, maka hal itu bisa jadi strategi yang efektif untuk melawan epidemi obesitas di seluruh dunia saat ini.


Dokter Robert menyatakan bahwa hasil penelitiannya mengandung pesan penting kepada ibu hamil untuk lebih aktif bergerak. Keuntungan yang didapat bukan hanya baik untuk kesehatan ibu hamil, tapi juga baik untuk kesehatan bayi saat mereka dilahirkan nantinya.

Lagipula, banyak penelitian yang menunjukkan bahwa suka berolahraga saat hamil akan memberi keuntungan jangka panjang pada bayi.

"Saya berharap penelitian ini dapat memotivasi para ibu hamil agar tak malas berolahraga," ujarnya.

Di sebuah jurnal berjudul Experimental Physiology tahun 2013 menuliskan bahwa ibu yang rajin melakukan olahraga aerobik saat hamil akan membuat anak terhindari dari sakit jantung.

latihan aerobik selama kehamilan dapat membuat bagian arteri anak menjadi lebih tangguh dan efisien. Hal ini juga akan mengurangi kerentanan anak terhadap penyakit kardiovaskular sepanjang hidup.

Selain baik untuk kesehatan jantung bayi, olahraga saat masa kehamilan akan membuat otak bayi lebih sehat, Hal ini dibicarakan pada pertemuan para ahli bedah saraf otak pada pertemuan rutin tahunannya yang berlangsung di San Diego tahun 2013.


Dalam pertemuan itu juga disebutkan bahwa keaktifan ibu ketika hamil akan membuat bayi di dalam kandungan lebih aktif. Saat bayi lahir dan dewasa nanti, ia juga cenderung akan memiliki mental yang lebih sehat daripada ibu yang malas olahraga saat hamil.

Nah, dari penelitian-penelitian di atas, apakah Bunda masih punya alasan untuk jadi ibu yang malas olahraga? Yuk bergerak, sekedar jalan-jalan keliling kompleks lumayan juga lho Bun.

Demi kesehatan dan masa depan anak, jangan jadi ibu yang malas olahraga ya, Bunda.



Peminat Filsafat, penggemar Anime, dan sering menyelam ke dunia anak-anak

Kamis, 16 Februari 2017

TRIK AMPUH...!!! Begini cara menenangkan Bayi yang sedang Rewel...!



Bayi menangis menjadi hal yang membuat kita para orangtua jadi bingung. Apalagi si kecil kerap menangis tanpa alasan yang jelas.

Nah, kini Ibu bisa mempraktekkan salah satu cara tradisional Cina untuk menenangkan bayi menangis.
Ternyata memijat lembut pada beberapa titik di kaki bayi dapat menenangkan bayi.

Pijat lembut dapat menjadi cara yang bisa Mama lakukan.

Pijat yang dikenal dari Cina ini biasa kita sebut dengan pijat refleksi. Pijat ini sudah dilakukan selama beberapa tahun.

Refleksiology menerapkan tekanan pada titik tertentu di berbagai bagian tubuh untuk mengobati atau mengurangi gejala dari penyakit tertentu.

Jika titik titik tersebut ditekan secara teratur, terdapat perubahan yang baik hingga anak bisa menjadi sembuh.

Pada bayi menangis, bagian kaki dapat menjadi kunci agar mereka bisa menjadi tenang.
Kini, Ibu bisa menggunakan pijat lembut jika si kecil menangis tidak berhenti dalam kurun waktu yang lama misalnya dalam waktu satu jam. Jika ia menangis terlalu lama, bisa jadi si kecil mengalami masalah pada kesehatannya misalnya masalah perut, sakit kepala dan flu.

Cobalah untuk memijat lembut jari-jari kaki. Masing-masing kaki bisa dilakukan selama tiga menit.
Jika tidak ada dampak berarti, Mama bisa memijat ke arah bagian tengah kaki. Hal ini bisa mengurangi rasa sakit perut yang dialami bayi. Sakit perut pada bayi umumnya disebabkan oleh gas berlebihan.

Setelah rasa nyeri dan sakit yang berkurang, bayi tentu akan berangsur-angsur tenang dan berhenti menangis. Jika berlangsung terus menerus, pengobatan medis perlu dilakukan.

Tak perlu merasa kesal atau bingung ketika si kecil menangis. Menangis memang menjadi cara bayi untuk berkomunikasi.


Dengan menangis, bayi memberitahu kita sebagai orangtua bahwa ada rasa tidak nyaman atau sakit yang mereka rasakan. Misalnya ia merasa lapar atau minta ganti popok.

Awalnya mungkin sulit bagi Ibu untuk mengetahui apa yang salah dengan anak. Namun, teknik menenangkan bayi menangis tadi bisa jadi referensi jika si kecil sudah mulai rewel.



Selasa, 27 Desember 2016

Menakjubkan..!!! Persalinan Normal Tak Sesakit yang Dibayangkan Jika Lakukan 4 Tips Ini




Dikaruniai buah hati adalah anugrah bagi seorang ibu. Namun, tidak dipungkiri proses persalinan acap kali menjadi momen yang ditakuti karena harus mengalami rasa sakit. Bagi calon ibu dan bahkan ibu yang sudah pernah punya anak pun pasti akan merasakan gugup jelang persalinan. Jika kamu merasakan ketakutan yang sama, jangan khawatir, Moms. Berikut beberapa tips agar rasa sakit saat melahirkan dapat diminimalisir.

Suami Selalu di Sisi

Selain menenangkan, suami juga dapat berperan sebagai tempat menyalurkan rasa sakit dengan cara mencubit atau menggenggam tangannya. Setidaknya dengan adanya suami di samping kita, rasa sakit sedikit berkurang.




Bayangkan Wajah Bayi

Alihkan pikiranmu dengan membayangkan wajah menggemaskan si mungil. Dengan begini maka kamu akan lebih mudah menahan rasa sakit karena tidak lama lagi kamu akan melihat wajah kecil buah hatimu.



Siapkan Air Panas dan Dingin  

Trik ini dipercaya sangat nyaman dan menenangkan. Cobalah minta suami merendam handuk kecil di air hangat dan handuk kecil lainnya di air dingin. Kemudian usapkan kedua handuk tersebut secara bergantian di kulit untuk memberi sensasi nyaman.



Percaya Diri

Ubah mindset-mu menjadi positif. Jika kamu berpikir bahwa kamu sanggup melawan rasa sakit saat melahirkan normal, maka otomatis kemampuan tubuh menahan sakit juga bertambah. Jadi, percaya dirilah, Moms!



Bunda, 7 Area Ini Wajib Diperhatikan Saat Si Kecil Mandi


Rutinitas mandi sudah menjadi kebutuhan kita sehari-hari. Selain membuat tubuh menjadi lebih fresh, mandi juga merupakan cara untuk tetap menjaga kesehatan tubuh dan kulit agar terbebas dari kuman. Dari segi kesehatan, mandi dapat dilakukan sebanyak 3x sehari, yakni pagi, siang, dan sore. Cara ini juga berlaku bagi buah kita juga lho.

Sebagai seorang ibu, tentu kita akan menerapkan pola hidup sehat kepada si kecil, khususnya untuk melakukan mandi sebanyak 3x sehari. Meminta si kecil untuk rutin melakukan mandi 3x sehari memang bukan hal yang mudah ya, Moms. Lalu bagaimana caranya agar si kecil senang melakukan mandi dengan disiplin waktu?

Keseruan inilah yang dibagi oleh Shireen Sungkar sebagai seorang ibu baru. Berhubung sang buah hati belum bisa melakukan mandi sendiri, sebagai ibu, sedini mungkin ia memberikan gambaran pada sang buah hati tentang tata cara mandi sehat dan benar.

"Anak akan mengikuti kegiatan kita sehari-hari, jadi saya harus memberikan contoh yang baik termasuk cara mandi yang benar," jawabnya.

Lalu, cara mandi yang benar untuk si buah hati itu seperti apa sih?

"Ditengah jadwal kegiatan yang padat, aku hanya memandikan anakku 2x sehari. Cara ini berguna banget untuk Adam. Selain kulit menjadi bersih, tidurnya juga lebih nyenyak. Walaupun mandi menggunakan air dan sabun, namun itu saja tidak menjamin kebersihan kulit anak terbebas dari kuman. Ada bagian penting yang nggak boleh dilewati, terutama di bagian belakang telinga, leher, lipatan tangan dan paha, ketiak, kepala serta kaki. Karena disana adalah sarangnya kuman untuk tumbuh." jelasnya.

Well, Moms, bagaimana dengan kamu? apakah buah hati kamu sudah mandi dengan cara yang benar? Yuk, dipraktekan kepada si kecil. Kulit sehat, bersih, dan bebas kuman, akan mengawali keceriaan buah hati kita.