Tampilkan postingan dengan label Mutiara Kisah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutiara Kisah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 April 2017

NANGIS BACANYA...!!! Tak Disangka Setelah 19 Tahun Koma, Ia Sadar dan Mengatakan Kenyataan yang Mengejutkan





Baru-baru ini ada seorang laki-laki asal polandia, Gary Bruce mengalami koma selama kurang lebih 19 tahun.


Kejadian ini pun mengegerkan seluruh dunia.

Bahkan bagian yang paling membuat orang tercegang adalah Otak Gary Bruce terus bekerja selama itu.

Ketika ia terbangun dari tidurnya yang panjang.

Iapun menceritakan kalau selama kurun waktu tersebut.

Ia bisa mendengar, melihat, berpikir, dan menggingat semua kejadian yang pernah terjadi selama 19 tahun tersebut.

Tapi sayangnya, badannya tidak dapat bergerak, dan itulah yang membuat ia gelisah.

Gary Bruce adalah seorang mantan pekerja perusahaan kereta api di Polandia.

pada tahun 1988 silam saat ia sedang bekerja.

Ia mengalami kecelakaan yaitu di tabrak oleh kereta api.

Hingga melukai bagian kepalanya sampai ia menjadi koma dan tidak dapat bergerak.

Setelah dokter melihat keadaanya.

Ia pun mengatakan bahwa kemungkinan untuk Gary selamat sangat kecil nyaris tidak ada.

Tapi pada 12 april 2007 lalu, setelah koma selama 19 tahun.

Gary pun siuman dari tidurnya yang panjang.


Setelah 1 minggu sejak ia sadarkan diri, ia pun dapat berbicara dengan lancar.

Istrinya pun mengatakan bahwa "Gary dapat sadar dari tidur panjangnya ini bukanlah sebuah keajaiban, tapi melainkan sebuah kerja keras yang sangat panjang.

Tapi aku tidak pernah menyerah untuk pengobatannya"

Gertrude, istrinya mengatakan bahwa selama 19 tahun ini kehidupannya sangat menyakitakan.

Ia menceritakan kisah ini sambil berlinang air mata. "

Sejak hari ia tidur di ranjang ini, aku berasa seperti hancur lebur kehidupanku"

"Tapi aku sangat percaya bahwa suamiku tidak akan meninggalkan kami. Ia akan tetap bersama kami"

"Di kala itu aku harus menjaga suamiku yang sakit di atas ranjang dan ke 4 anak ku pada saat yang bersamaan. aku tidak punya uang, tapi aku tetap berusaha untuk melewat ini semua."

Kepahitan yang ia lewati tidak akan pernah dimengerti oleh orang kebanyakan.

Pada saat ia berada didepan suaminya ia berusaha untuk tidak meneteskan air mata.

Tapi pada saat ia sedang seorang diri ia akan meneteskan air matanya karena pahitnya kehidupan yang harus ia jalani.




Gertrude berkata walaupun kehidupan yang harus ia lalui sangat pahit dan susah.

Tapi ia tidak pernah meminta bantuan kepada orang lain, setiap hari pagi dan malam ia selalu menjaga suaminya.

Setiap hari pula ia menemaninya dan berbicara dengannya.

Ia tidak peduli suaminya dapat mendengar atau melihat.

Ia terus berbicara, kadang ia marah, tertawa.

Tapi ia hanya dapat melihat suaminya tertidur diam di atas ranjang.

Pada saat anak-anak telah pulang sekolah, mereka akan berganti untuk menjaga ayahnya di rumah sakit.

Setiap hari ketika ia hendak keluar rumah.

Ia selalu membiarkan televisi terbuka agar suaminya dapat melihatnya.

Walaupun tidak ada ekspresi apapun yang terlihat dari wajah suaminya, tapi Gerturde merasa dengan begini, suaminya tidak akan bosan.

Gertrude berkata selama 19 tahun ini suaminya makan sangat sedikit.

Setiap hari aku akan menyuapinya makan, minum, aku harus memasukkan makanan kedalam mulutnya secara pelan-pelan dan secara perlahan-perlahan hingga ia menelannya.

Gertrude percaya bahwa pasti ada satu hari suaminya akan tersadar.

karena kesabaran dan kegigihannyalah akhirnya Gary terbangun dari koma setelah 19 tahun berlalu.

Setelah suaminya tersadar, ia pun merasa sangat bahagia.

Ada sesekali ia meneteskan air dan menangis tersedu-sedu ketika melihat suaminya kembali normal dan menyisir rambutnya, memindahkan kursi, berolahraga.

Gertrude bahkan sampai tidak berani untuk percaya bahwa itu adalah suaminya pernah tidur diatas ranjang selama 19 tahun.

Gary menceritakan kepada istrinya bahwa selama ia ada di ranjang, ia selalu sadar dengan apa yang terjadi di sekelilingnya tapi aku hanya tidak bisa bergerak, tidak bisa berbicara.Gary (Viral4real)

"Setiap hari aku hanya bisa berbaring. Aku tidak tahu bagaimana aku harus berterimakasih dan membalas jasa keluargaku"kata Gary.

Aku tahu bahwa polandia telah menjadi lebih besar dari sebelumnya, pemilu yang diadakan di Polandia aku juga tahu, tapi aku hanya bisa berbaring.

Begitulah Gary bisa mengetahui perubahan dunia yang selama ini terjadi ketika ia sedang tertidur di atas ranjangnya hanya melalui berita di televisi.

Sekarang Gary telah sembuh dan kembali menjalani kehidupannya seperti semula kala. 

Ia dengan bangganya berkata kepada para wartawan

"Aku sangat berterima kasih kepada istriku dan anak-anaku, sampai akhir nyawaku mereka tetap setia menemaniku, melakukan semuanya demi aku.".



Jumat, 21 April 2017

ASTAGHFIRULLOHALADZIM...!! Dosa Seorang Istri yang sering tidak disadari, apa saja...?


Islam menghendaki setiap keluarga muslim menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah. Dalam rangka mencapai tujuan mulia itu, Islam mengatur keluarga dengan tatanan yang sesuai fitrah manusia. Suami menjadi pemimpin dalam keluarga yang harus ditaati oleh istrinya.


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ

“Para lelaki (suami) itu pemimpin bagi para wanita (istri)…” (QS. An Nisa’ : 34)

Begitu besarnya hak seorang suami untuk ditaati istrinya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَوْ كُنْتُ آمِرًا أَحَدًا أَنْ يَسْجُدَ لأَحَدٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا

“Seandainya boleh aku menyuruh seseorang bersujud kepada orang lain, niscaya aku akan menyuruh seorang wanita bersujud kepada suaminya” (HR. Tirmidzi; shahih)

Demikianlah Islam mengatur; sebagaimana suami dituntut untuk menafkahi dan mengasihi istrinya, istri dituntut untuk mencintai dan mentaati suaminya, tidak boleh membangkang.

Seorang muslimah yang baik tentu memahami tuntunan ini dan tidak akan membangkang pada suaminya. Namun, ada sejumlah sikap membangkang terhadap suami yang seringkali tidak disadari istri dan akhirnya hal itu dilakukan. Kita akan membahas lima di antaranya, berharap semoga sikap ini bisa dihindari.

1. Menolak ‘ajakan’ suami tanpa udzur syar’i

Tidak sedikit istri yang menolak ajakan suaminya untuk berjima’ dengan alasan-alasan yang sebenarnya tidak syar’i. Misalnya ia sebenarnya tidak lelah tapi beralasan lelah, dan itu pun disebabkan oleh aktifitas yang kurang bermanfaat. Misalnya setelah jalan-jalan belanja bersama teman-teman. Belanjanya tidak banyak dan tidak penting, tetapi jalan-jalannya yang lama sehingga akhirnya terasa agak lelah. Sampai di rumah ia langsung istirahat dan tidak menghiraukan ajakan suami.

Jika sekali dalam setahun, mungkin hal itu bisa dimaklumi. Tetapi jika dilakukan berulang-ulang, tentu menjadi sikap membangkang.

Padahal sekali saja seorang istri tidak memenuhi ajakan suaminya tanpa udzur syar’i, ia dilaknat malaikat sampai pagi.

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ

“Jika seorang laki-laki mengajak istrinya ke ranjang lantas istri tersebut enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Pergi tanpa ijin suami

Di zaman sekarang, seringkali seorang istri keluar rumah tanpa sepengetahuan dan seijin suaminya. Misalnya saat suaminya kerja, ia keluar bersama teman-temannya untuk sekedar bersenang-senang tanpa meminta ijin kepada suaminya, bahkan memberitahu pun tidak. Apalagi jika ia keluar bersama dengan teman-teman wanita dan pria yang di dalamnya terjadi ikhtilath, campur baur laki-laki dan perempuan. Misalnya duduk di mobil bersebelahan dengan teman pria.

Kadang tidak disadari bahwa hal tersebut adalah sikap membangkang terhadap suami. Mengapa? Sebab jika suaminya tahu, ia tidak ridha dengan apa yang dilakukan oleh istrinya.

Rasulullah memberikan tuntunan, seorang istri hendaknya meminta ijin kepada suaminya jika keluar rumah. Meskipun tidak selalu hal-hal kecil juga minta ijin satu per satu, namun hal-hal yang tidak biasa hendaklah minta ijin pada suami. Kalau sekedar pergi ke depan rumah belanja sayur dan suami sudah memberikan ijin secara umum, tentu tidak harus setiap pergi ke depan rumah menelepon suaminya untuk meminta ijin.

و لا تخرج و هو كاره

“Dan janganlah keluar rumah tanpa ijin suaminya” (HR. Hakim)

3. Banyak mengeluh dan kurang bersyukur


Banyak mengeluh atas kondisi keluarga dan kurang bersyukur terhadap pemberian suami merupakan salah satu bentuk sikap membangkang yang seringkali tidak disadari oleh istri. Hanya punya sepeda pancal, mengeluh. Suami mendapatkan rezeki dan bisa beli motor masih juga mengeluh, inginnya punya mobil.

Umumnya, mengeluh dan kurang bersyukur ini diikuti dengan melupakan kebaikan suami. Meskipun suami sudah bersungguh-sungguh memeras keringat dan membanting tulang, mencurahkan waktu serta kasih sayang, kebaikan-kebaikan itu mudah dilupakan begitu saja saat suaminya berbuat kesalahan.

Sikap ini pula yang membuat banyak wanita masuk neraka. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

رَأَيْتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ مَنْظَرًا قَطُّ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ. قَالُوا: لِمَ يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: بِكُفْرِهِنَّ. قِيْلَ: يَكْفُرْنَ بِاللهِ؟ قَالَ: يَكْفُرْنَ الْعَشِيْرَ وَيَكْفُرْنَ اْلإِحْسَانَ، لَوْ أَحْسَنْتَ إِلىَ إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ، ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ: مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

“Dan aku melihat neraka. Aku belum pernah sama sekali melihat pemandangan seperti hari itu. Aku lihat ternyata mayoritas penghuninya adalah para wanita.” Ditanyakan kepada beliau, “Mengapa para wanita menjadi mayoritas penghuni neraka, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Disebabkan kekufuran mereka.” Ada yang bertanya lagi, “Apakah para wanita itu kufur kepada Allah?” Beliau menjawab, “(Tidak, melainkan) mereka kufur kepada suami dan mengkufuri kebaikan (suami). Seandainya engkau berbuat baik kepada salah seorang istri kalian pada suatu waktu, kemudian suatu saat ia melihat darimu ada sesuatu (yang tidak berkenan di hatinya) niscaya ia akan berkata, ‘Aku sama sekali belum pernah melihat kebaikan darimu’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Membuat suaminya sedih


Dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Hakim, Rasulullah mengingatkan para istri untuk tidak membuat hati suaminya sedih.

و لا تخشن بصدره

“Dan janganlah membuat hatinya sedih” (HR. Hakim)

Bentuknya sangat luas. Misalnya istri yang terlalu banyak menuntut, istri yang memaksa jika meminta sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan atau bisa ditunda, hingga sikap meremehkan suami atau bahkan merendahkannya.

5. Membelanjakan nafkah untuk hal yang tidak disukai suami

Kewajiban suami adalah memberikan nafkah kepada istri. Terkait nafkah ini, istri perlu mengelola sebaik-baiknya untuk kebaikan keluarga, terutama jika ekonomi suaminya dalam kondisi ‘terbatas’. Yang paling utama adalah kebutuhan primernya terpenuhi; untuk makanan bagi keluarga, membeli pakaian yang diperlukan, operasional rumah tangga, dan pendidikan anak. Istri boleh menyisihkan sebagian nafkah dari suaminya untuk sedekah dan sejenisnya dengan catatan jika tanpa sepengetahuan suaminya, maka separuh pahalanya untuk sang suami.

وَمَا أَنْفَقَتْ مِنْ نَفَقَةٍ عَنْ غَيْرِ أَمْرِهِ فَإِنَّهُ يُؤَدَّى إِلَيْهِ شَطْرُهُ

“Setiap infak yang ia keluarkan tanpa ijin suaminya, maka separuh pahalanya diberikan kepada sang suami” (HR. Bukhari)

Istri tidak boleh menggunakan nafkah pemberian suaminya untuk hal-hal yang tidak disukai suaminya. Misalnya digunakan untuk membeli barang-barang yang tidak diperlukan, atau sekedar dihabiskan untuk bersenang-senang dengan teman, sementara hal-hal yang lebih prioritas malah tidak teranggarkan.

Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/Bersamadakwah]

Minggu, 02 April 2017

Bersin tidak Berhenti berhenti...? Mungkin ini penyebab nya Bunda..!




Normalnya, bersin akan sering muncul ketika kamu sedang pilek atau flu. Namun ada kalanya kamu sering bersin secara terus-menerus selama lebih dari 1 menit. Dan tentu saja bersin ini begitu mengganggu.

Lantas, apa yang membuatmu jadi sering bersin dan tak kunjung berhenti? Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah penyebabnya.

Alergi

Saat kamu alergi terhadap zat tertentu seperti serbuk sari, bulu kucing, atau debu lalu kamu berada di dekat zat penyebab alergi maka kamu akan langsung bersin tanpa henti.

Sinusitis

Sinusitis atau radang dalam selaput lendir juga bisa menjadi penyebab dari bersin yang tak kunjung henti. Sebabnya sinusitis membuat rongga hidung meradang, terinfeksi, dan penuh dengan lendir yang kemudian jadi penyebab bersin.

Obat

Konsumsi obat-obatan tertentu bisa memicu reaksi alergi yang kemudian membuatmu sering bersin.

Mencium aroma parfum

Beberapa orang bisa jadi sangat sensitif dengan aroma parfum yang kuat. Dan ketika mereka menciumnya, mereka akan mulai bersin karena rongga hidung mereka meradang.

Polip hidung

Munculnya polip hidung tak hanya menghambat pernapasan namun juga bisa membuatmu bersin secara konstan.

Polusi

Jika kamu terus-menerus menghirup asap dan polusi udara, rongga hidung bisa teriritasi dan menyebabkan bersin.

Paparan sinar matahari

Meskipun termasuk kasus kesehatan yang langka, namun beberapa orang bisa mengalami bersin secara konstan ketika menghabiskan waktu terlalu banyak di bawah sinar matahari akibat reaksi negatif dari sinar UV.

Jadi, kamu sering mengalami bersin secara konstan? Mungkin salah satu faktor di atas jadi sebabnya





Jumat, 10 Februari 2017

TERHARU...!!! Kisah Gadis Cantik Model Uang Kertas Rp 5000 Yang Kini Tak Bisa Lagi ke Indonesia!



Jika selama ini banyak yang bertanya, siapa sebenarnya wanita yang ada dalam gambar di uang kertas Rp 5000, kini tak perlu penasaran lagi. Wanita tersebut adalah gadis cantik berumur 17 tahun yang bernama Natasha Annestessya atau akrab disapa Ceci.
Pada uang kertas Rp 5000 itu, ada sosok perempuan pengrajin tenun Pandai Sikek. Dialah Ceci yang saat itu masih berusia 17 tahun dan kini tinggal di Amerika. Seperti dilansir Brilio, terungkap bahwa Ceci adalah gadis yang berhasil menyingkirkan seratus kontestan lain untuk jadi model penenun Pandai Sikek di uang kertas Rp 5000 itu.

Saat mengikuti kontes yang diadakan Perusahaan Umum Percetakan Uang RI (PERURI), Ceci masih berusia 17 tahun dan merupakan mahasiswi semester tiga Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia (UI). Dikenal sebagai perempuan yang cerdas dan berbakat, Ceci kini sudah berkeluarga dan tinggal di California, Amerika Serikat.

Kini, Ceci sudah berusia 33 tahun. Dalam sebuah wawancara media dua tahun silam dengan ibu Ceci, Anna Tuturaima, terungkap bahwa selama kontes model uang kertas itu, Ceci juga banyak ditanya-tanya. Anna yang merupakan pensiunan pemandu wisata anjungan Sumatera Barat di TMII itu banyak bercerita soal anak sulungnya yang kini ada di negeri orang.

"Dulu ibu paling bayar Rp 400 ribu untuk bayar uang kuliahnya, sisanya dia yang nanggung. Ceci nggak pernah nyusahin saya, dia tahu saya cuma pegawai negeri kecil. Ceci sudah nikah pas usia 25 tahun dengan David, pria keturunan Amerika. Dia nggak bisa kembali ke Indonesia karena penyakitnya yang nggak memperbolehkan naik pesawat lebih dari 5 jam," kisah Anna.


Ceci dikabarkan terkena penyakit dimana volume otaknya lebih besar dari normal. Mungkin itulah sebabnya dia menjadi anak yang jenius, namun kelemahannya, otak tersebut tidak mampu menahan tekanan ketinggian dalam waktu lama. Ketika menaiki pesawat, ia bisa mengalami pendarahan atau radang otak yang akan membahayakan dirinya sendiri


 

Kamis, 09 Februari 2017

NANGIS BACANYA.....!!! Kisah Takamatsu: Bertahun-Tahun Mencari Istri yang Hilang Paska Tsunami Hingga ke Dasar Laut


Tsunami dahsyat menyerang Jepang 2011 lalu. Hingga kini, ada banyak korban yang tidak kembali dan tidak teridentifikasi keberadaannya termasuk istri dari Yasuo Takamatsu yang bernama Yuko.

Awalnya, ia mulai melakukan pencarian di daratan sekitar bank tempat istrinya diduga tersapu tsunami. Pencarian berlanjut hingga ke gunung dan wilayah sekitarnya. Karena mayat yang identifikasi mirip istrinya belum juga ditemukan oleh Tim SAR, maka ia memutuskan untuk melakukan pencarian secara pribadi sejak September 2013 hingga kini.

Untuk memaksimalkan pencariannya, ia mendaftar kursus menyelam. Padahal saat itu usianya sudah menginjak 63 tahun.

“Alasan utama mengapa aku belajar menyelam adalah, aku ingin mencari istriku di laut,” tuturnya pada The New York Times..

Latihan selam dan pencarian istrinya tersebut ditemani oleh tim penyelam yang diketuai oleh Takahashi. Ia memilih Takahashi sebagai instruktur sekaligus pendamping pencarian karena saat Tsunami berlangsung dulu, Takahashi berhasil mengevakuasi mayat yang terkunci di dalam mobil yang tenggelam di laut.

Berbekal peta, mereka menyisir kawasan yang memungkinkan mayat korban Tsunami ditemukan. Ia bertekad untuk menemukan istrinya dalam keadaan hidup maupun mati.

Takamatsu menikah dengan Yuko pada tahun 1988 saat istrinya berusia 25 tahun. Saat itu, istrinya berprofesi sebagai pegawai Bank 77 di Onagawa, dan ia bekerja sebagai tentara Jepang.

Ia mengenang, senyuman istrinyalah yang membuat ia sangat tertarik untuk menikahinya. Dia adalah istri yang sopan dan anggun. Hobinya mendengarkan musik klasik dan melukis. Yang membuat Takamatsu tersanjung, istrinya tak pernah menunjukkan hasil karya lukisannya kepada siapapun selain suaminya.

Musibah hilangnya Yuko terjadi pada 11 Maret 2011. Seperti biasa, ia mengantarkan istrinya kerja di bank yang terletak tepat di depan laut. Setelah itu, ia mengantarkan ibu mertuanya ke rumah sakit di daerah Ishinomaki.

Gempa yang berlangsung selama 6 menit dengan kekuatan 9 skala Richter itu tak hanya meluluh lantakkan Ishinomaki, tapi juga hidupnya. Ia segera mengecek kondisi rumah dan mendengarkan siaran radio terkait dengan Tsunami.

Anaknya di Universitas Sendai mengabarkan bahwa dirinya selamat. Tapi, ia tak mendapatkan kabar apapun dari istri maupun anaknya yang masih SMA.

Rumah sakit rusak, listrik mati, segalanya terasa lumpuh.

Namun pada jam 3.21, ia menerima SMS istrinya yang isinya, “Kamu baik-baik saja? Aku akan segera pulang ke rumah.”

Ia lega bahwa istrinya masih hidup. Dugaannya, pegawai bank lari ke gunung Horikiri di dekat sana untuk menyelamatkan diri dari gelombang Tsunami.

Namun situasi jalanan yang kacau dan jalur evakuasi membuat ia tak bisa menghampiri istrinya. Sehingga ia memutuskan untuk pulang dan menunggu situasi yang kondusif.

Ia merasa khawatir pada Yuko karena sebelumnya ia juga pernah menghilang. Kejadian tersebut terjadi pada saat mereka pertama kali kencan di malam tahun baru.

Saat itu Takamatsu mengatakan pada Yuko agar tak jauh-jauh darinya karena kuil tersebut sangat ramai. Yuko mengiyakan perkataannya, namun ia malah hilang. Setelah pendarian yang menegangkan selama 20 menit di antara lautan manusia, Yuko berhasil ditemukan.

Takamatsu berkata bahwa kejadian hilangnya Yuko selama 20 menit itu adalah salah satu peristiwa yang tak akan pernah dilupakannya.

Keesokan harinya, ia segera menuju ke rumah sakit. Ia mendengar bahwa banyak pegawai di perkantoran sekitar bank istrinya yang dibawa ke rumah sakit tersebut.

Namun, ia tak menemukan tanda-tanda bahwa istrinya berada di sana.

Diantara korban luka yang menangis, menjerit, dan kesakitan, ia bertanya pada suster tentang Yuko. Suster menjelaskan bahwa beberapa pegawai bank berhasil menyelamatkan diri di atap.

“Tapi aku tidak kenal ada pasien bernama Yuko di sini,” jawab suster saat itu.

Dengan jantung berdebar dan perasaan hancur, ia memutuskan untuk mencari sendiri istrinya. Ia berkeliling gedung dari satu lantai ke lantai lainnya. Melongok dari satu kamar ke kamar lain. Hasilnya nihil.


Ia juga mencari ke tempat fitnes, hotel, SMP dan lokasi evakuasi lainnya. Ia tak menemukan tanda-tanda keberadaan Yuko. Selain itu, ia juga bertanya ke teman, tetangga dan orang-orang yang mengenal Yuko, tak ada jawaban apapun dari mereka.

Satu hal yang pasti, ia yakin bahwa istrinya masih hidup.

Ia terus melakukan pencarian hingga satu bulan setelah kejadian. Setelah Bank tempat Yuko bekerja dibersihkan, ia menerima satu titik cerah. Ponsel pink milik istrinya ditemukan.

Saat diperiksa, di dalam ponsel tersebut terdapat satu SMS yang belum dikirimkan padanya di jam 3:25, empat menit setelah SMS yang ia terima dulu. SMS itu berbunyi, “Tsunaminya tinggi sekali di sini,”

Dari SMS tersebut, Takamatsu berasumsi bahwa sampai pukul 3.25, istrinya masih hidup. Barangkali saat itu Tsunami sudah melebihi kakinya.


Ia terus melakukan pencarian kemanapun. Usaha yang ia lakukan bahkan sampai memperoleh sertifikat resmi penyelam profesional. Kadang, pencariannya dilakukan di laut pada akhir pekan, kadang juga di masa senggang pada hari kerja.

Kisah tentang Takamatsu yang mencari istrinya mulai banyak didengar orang, terutama mereka yang singgah di sekitar laut tempat Takamatsu biasa menyelam. Selain menjadi buah bibir, Takamatsu pun sering berinteraksi dengan warga sekitar dengan harapan bahwa akan ada seseorang yang mengetahui jejak istrinya.

Hingga akhirnya, seorang komposer musik asal Perancis bertemu dan mendengar cerita tentang perjalanan Takamatsu mencari istrinya. Ia sangat tersentuh dan memutuskan untuk membuat lagu khusus untuk Takamatsu berjusul “Yuko Takamatsu”.


Rabu, 08 Februari 2017

UNTUK PARA SUAMI HARAP DIBACA...!!! Ketika Marah Kepada Istrimu, Pandangilah Dia Saat Tidur




Kisah Menyentuh yang sengaja di bagikan untuk kelanggengan sebuah Rumah tangga yang Hakiki..yuk disimak bunda

“Assalaamu’alaikum…!” Ucapnya lirih saat memasuki rumah.

Tak ada orang yg menjawab salamnya. Ia tahu istri dan anak-anaknya pasti sudah tidur. Biar malaikat yg menjawab salamku,” begitu pikirnya. Melewati ruang tamu yg temaram, dia menuju ruang kerjanya. Diletakkannya tas, ponsel dan kunci-kunci di meja kerja. Setelah itu, barulah ia menuju kamar mandi utk membersihkan diri dan berganti pakaian.



Sejauh ini, tak ada satu orang pun anggota keluarga yg terbangun. Rupanya semua tertidur pulas. Segera ia beranjak menuju kamar tidur. Pelan-pelan dibukanya pintu kamar, ia tak ingin mengganggu tidur istrinya.

Benar saja istrinya tak terbangun, tak menyadari kehadirannya. Kemudian Azam duduk di pinggir tempat tidur. Dipandanginya dlm-dlm wajah Aminah, istrinya. Azam segera teringat perkataan almarhum kakeknya, dulu sebelum dia menikah.
.
Kakeknya mengatakan, "Jika kamu sudah menikah nanti, jangan berharap kamu punya istri yg sama persis dgn maumu. Karena kamupun juga tak sama persis dgn maunya. Jangan pula berharap mempunyai istri yg punya karakter sama seperti dirimu. Karena suami istri adalah dua orang yg berbeda. Bukan utk disamakan tapi utk saling melengkapi. Jika suatu saat ada yg tak berkenan di hatimu, atau kamu merasa jengkel, marah, dan perasaan tak enak yg lainnya, maka lihatlah ketika istrimu tidur.... "
.
“Kenapa Kek, kok waktu dia tidur?” tanya Azam kala itu.
“Nanti kamu akan tahu sendiri,” jawab kakeknya singkat.

Waktu itu, Azam tak sepenuhnya memahami maksud kakeknya, tapi ia tak bertanya lebih lanjut, karena kakeknya sudah mengisyaratkan utk membuktikannya sendiri.


Malam ini, ia baru mulai memahaminya. Malam ini, ia menatap wajah istrinya lekat-lekat. Semakin lama dipandangi wajah istrinya, semakin membuncah perasaan di dadanya. Wajah polos istrinya saat tidur benar-benar membuatnya terkesima. Raut muka tanpa polesan, tanpa ekspresi, tanpa kepura-puraan, tanpa dibuat-buat. Pancaran tulus dari kalbu. Memandaginya menyeruakkan berbagai macam perasaan.

Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap dan entah... Ada rasa sayang, cinta, kasihan, haru, penuh harap dan entah perasaan apa lagi yg tak bisa ia gambarkan dgn kata-kata.
Dalam batin, dia bergumam, “Wahai istriku, engkau dulu seorang gadis yg leluasa beraktifitas, banyak hal yg bisa kau perbuat dgn kemampuanmu. Aku yg menjadikanmu seorang istri. Menambahkan kewajiban yg tak sedikit. Memberikanmu banyak batasan, mengaturmu dgn banyak aturan. Dan aku pula yg menjadikanmu seorang ibu. Menimpakan tanggung jawab yg tak ringan. Mengambil hampir semua waktumu utk aku dan anak-anakku.

Wahai istriku, engkau yg dulu bisa melenggang kemanapun tanpa beban, aku yg memberikan beban di tanganmu, dipundakmu, utk mengurus keperluanku, guna merawat anak-anakku, juga memelihara rumahku. Kau relakan waktu dan tenagamu melayaniku dan menyiapkan keperluanku. Kau ikhlaskan rahimmu utk mengandung anak-anakku, kau tanggalkan segala atributmu utk menjadi pengasuh anak-anakku, kau buang egomu utk menaatiku, kau campakkan perasaanmu utk mematuhiku.

Wahai istriku, dikala susah, kau setia mendampingiku. Ketika sulit, kau tegar di sampingku. Saat sedih, kau pelipur laraku. Dalam lesu, kau penyemangat jiwaku. Bila gundah, kau penyejuk hatiku. Kala bimbang, kau penguat tekadku. Jika lupa, kau yg mengingatkanku. Ketika salah, kau yg menasehatiku.

Wahai istriku, telah sekian lama engkau mendampingiku, kehadiranmu membuatku menjadi sempurna sebagai laki-laki. Lalu, atas dasar apa aku harus kecewa padamu?

Dengan alasan apa aku perlu marah padamu?

Andai kau punya kesalahan atau kekurangan, semuanya itu tak cukup bagiku utk membuatmu menitikkan airmata. Akulah yg harus membimbingmu. Aku adalah imammu, jika kau melakukan kesalahan, akulah yg harus dipersalahkan karena tak mampu mengarahkanmu. Jika ada kekurangan pada dirimu, itu bukanlah hal yg perlu dijadikan masalah. Karena kau insan, bukan malaikat.


Maafkan aku istriku, kaupun akan kumaafkan jika punya kesalahan. Mari kita bersama-sama utk membawa bahtera rumahtangga ini hingga berlabuh di surga nan indah, dgn hamparan keridhoan Allah SWT. Segala puji hanya utk Allah SWT yg telah memberikanmu sebagai jodohku.” 



Semoga bermangfaat